Caleg Hanura Andi Ridha Makkuradde Gencar Pasang Spanduk dan Baliho di Kelurahan Tempe Kabupaten Wajo



WAJO,MEDIATA.id-Jelang Pemilu April 2019 mendatang, para calon anggota legislatif melakukan sosialisasi diantaranya  ,dengan memasang baliho di tempat-tempat strategis. koordinator Team  Andi Ridha Makkuradde (ARM) Syamsu ikut meramaikan pemasangan Baliho dan Banner Andi Ridho Bahkan sampai larut malam di Kelurahan Tempe Kabupaten Wajo rabu (31/10/2018)kemarin.

Menurut caleg DPRD dari Partai Hanura, Andi Ridha Makkuradde pemasangan atribut-atribut sosialisasi di jalan-jalan merupakan sangat efektif untuk memperkenalkan diri ke masyarakat. Namun, menurutnya hal itu tidak cukup. caleg seperti dirinya mestinya terjun juga ke masyarakat agar terjalin hubungan emosional ke warga.

“Sebagai caleg, Kita harus bisa berfikir out of the box. Ada metode lain yang lebih efektif dari pada spanduk, seperti pengenalan kepada masyarakat,” ujar Ridha saat turun dengan Tim di lokasi Kelurahan Tempe .

Andi Ridha, caleg DPRD Kabupaten Wajo dari Partai Hanura mengatakan, Walaupun kami baru pertama kali terjun di dunia politik tetapi kami banyak belajar dari keluarga yang memang dianggapnya bermanfaat bagi kepentingan banyak orang, dirinya lebih banyak terjun ke konstituen dibanding memperbanyak atribut sosialisasi berupa spanduk dan banner.

“Ketika Kita datang langsung bersilaturahmi dan berdikusi panjang lebar, cukup banyak yang kita kupas dalam pertemuan itu. Dari sana akan menimbulkan hubungan emosional dengan warga “

Pada kesempatan yang sama, Caleg DPRD Provinsi Sulawesi Selatan Dapil VIII ( Wajo-Soppeng ) Dr Andi Syahrial Makkuradde yang juga Ketua DPC Partai Hanura Kabupaten Wajo menilai, sosialisasi yang dilakukan caleg melalui spanduk atau banner merupakan media yang paling murah, namun sangat efektif informasi serta edukasi yang dibutuhkan masyarakat.

“Itu semua cara Caleg untuk menarik Simpatisan, yang sangat perlu Kita ketahui disini adalah, apakah si caleg tersebut mengerti apa permasalahan di Dapilnya. Apakah logika dia berjalan ketika mendapatkan permasalahan di Dapilnya. Jadi yang dibutuhkan bukan sekedar masang spanduk , melainkan perlu juga berinteraksi ke masyarakat,” pungkasnya(penulis Hasan)

Leave a Reply