Indikasi Kecurangan Loloskan Rahman Pina, Pendemo Kepung Tempat Rekapitulasi KPU Makassar

MAKASSAR, MEDIATA.id- Puluhan ‘Alinasi Pemuda Peduli Sulsel’ mendatang lokasi rekapitulasi perhitungan suara kota Makassar yang digelar di hotel Grand Asia kota Makassar, Selasa (14/5/2019) dinihari.

Kedatangan, ‘Alinasi Pemuda Peduli Sulsel’ itu guna menuntut profesionalisme pihak penyelenggara dalam hal ini KPU dan Bawaslu menegakkan aturan yang diamanahkan kepada kedua lembaga penyelenggara pemilu pada pemilihan legislatif, 17 April lalu.

Kordinator aksi ‘Alinasi Pemuda Peduli Sulsel’, Rahmat menyebutkan kecurangan yang sangat jelas meloloskan calon anggota DPRD Sulsel dari Golkar, dapil Makassar B, Rahman Pina.

“Kami menyayangkan adanya perubahan angka dari DAA1 yang di print DPRD Sulsel lebih duluan terbit dari pada DAA1 Plano kelurahan Panaikang, kecamatan Panakkukang. DAA1 itu dua kali diprint, itu indikasi perubahan angka di TPS. Ini permainan kecurangan di dari tempat pemilihan legislatif yang meloloskan Rahman Pina,” ujar Rahmat.

Rahmat menambahkan selain kecurangan yang menguntungkan Rahman Pina di kelurahan Panaikang kecamatan Panakkukang sesuai dengan bukti-bukti yang didapatkan pihaknya juga terjadi di kecamatan Biringkanaya.

“Biringkanaya kami bukti bedanya C1 salinan, C1 salinan hologram, dan DAA Plano. Ketika hasil DAA1 diprint itu memperlihatkan perbedaan angka suara. Kami memiliki bukti-bukti itu,” tambah Rahmat.

Berdasarkan bukti-bukti, maka dari itu aliansi berharap para pihak PPK bahkan PPS sebagai penyelenggara pemilu di tingkat TPS, Kelurahan, dan Kecamatan agar diadili sesuai hukum yang berlaku.

“Kami menuntut kepada pihak penegak hukum agar kiranya PPS dan PPK yang melakukan perubahan angka agar dihukum sesuai sesuai aturan hukum yang berlaku,” jelas Rahmat.

Selama menggelar aksi, aliansi tersebut dikawal ratusan petugas dari TNI dan Polri. Merekapun membubarkan diri sekitar pukul 01.00 wita.(Ridwan Gassing)

Leave a Reply