Tercebur Kelaut, Seorang Nelayan Dilarikan Ke Puskesmas

SELAYAR,MEDIATA.id-Nas Rahim, A.Ma. Pd. ( 32 ) Selain berstatus sebagai guru kontrak di salah satu Sekolah Dasar di Benteng Jampea, juga mencari penghasilan tambahan sebagai nelayan pemancing ikan.

Profesinya sebagai Nelayan dilakukan setiap pulang sekolah hingga malam hari.
Ternyata jadi nelayan tidak selamanya mulus. Malam ini sekitar pukul 19.00 wita  ( 6 / 9 /2019), sementara memancing tiba- tiba terjebur kelaut yang membuat dirinya pingsan dan dilarikan ke Puskesmas setempat.
Sementara memancing di perairan antara Pulau Jailamu dengan Pulau Bembe  tiba- tiba tali pancing saya nyangkut. Korban yang duduk dibelakang berusaha melepasnya. Pada saat itulah korban terpeleset dan terjungkal kelaut tutur Mahamuddin teman satu sampan dengan korban .
Melihat korban yg berusaha menyelamatkan diri, namun derasnya arus membuat korban terapung apung tak berdaya, dengan terpaksa  tali jangkar kupotong dan mesin kubunyikan lalu kuburu hingga ahirnya bisa keselamatkan tambah mahamuddin saat ditemui di Puskesmas.
Hingga berita ini disusun, korban yang beralamat di dusun Karama Desa Kembangragi Kec. Pasimasunggu masih ditangani intensif oleh pihak puskesmas.
Firman salah seorang petugas Puskesmas setelah keluar dari ruang perawatan mengatakan kalau kondisi korban sudah membaik hanya saja masih mual mual jelasnya singkat.(Muhsar)Tercebur Kelaut, Seorang Nelayan Dilarikan Ke Puskesmas

SELAYAR,MEDIATA.id-Nas Rahim, A.Ma. Pd. ( 32 ) Selain berstatus sebagai guru kontrak di salah satu Sekolah Dasar di Benteng Jampea, juga mencari penghasilan tambahan sebagai nelayan pemancing ikan.

Profesinya sebagai Nelayan dilakukan setiap pulang sekolah hingga malam hari.

Ternyata jadi nelayan tidak selamanya mulus. Malam ini sekitar pukul 19.00 wita ( 6 / 9 /2019), sementara memancing tiba- tiba terjebur kelaut yang membuat dirinya pingsan dan dilarikan ke Puskesmas setempat.

Sementara memancing di perairan antara Pulau Jailamu dengan Pulau Bembe tiba- tiba tali pancing saya nyangkut. Korban yang duduk dibelakang berusaha melepasnya. Pada saat itulah korban terpeleset dan terjungkal kelaut tutur Mahamuddin teman satu sampan dengan korban .

Melihat korban yg berusaha menyelamatkan diri, namun derasnya arus membuat korban terapung apung tak berdaya, dengan terpaksa tali jangkar kupotong dan mesin kubunyikan lalu kuburu hingga ahirnya bisa keselamatkan tambah mahamuddin saat ditemui di Puskesmas.

Hingga berita ini disusun, korban yang beralamat di dusun Karama Desa Kembangragi Kec. Pasimasunggu masih ditangani intensif oleh pihak puskesmas.
Firman salah seorang petugas Puskesmas setelah keluar dari ruang perawatan mengatakan kalau kondisi korban sudah membaik hanya saja masih mual mual jelasnya singkat.(Muhsar)

Leave a Reply