Chairul Tanjung: Jadi Pengusaha Sukses Syaratnya Gampang Lihat dan Tangkap Peluang

MAKASSAR,MEDIATA.id– Siapa tak kenal Chairul Tanjung, salah satu pengusaha terkaya di Indonesia, ia adalah bos CT Corp yang membawahi berbagai perusahaan, dari industri media, perbankan, hingga retail.

Namun kerajaan bisnisnya tidak dibangun sekejap tapi dibangun dari nol lewat jerih payah dan ketekunan.

Menurut Chairul, setiap kesuksesan yang diraihnya tak pernah lepas dari proses panjang. Kesuksesan tak semudah membalikkan telapak tangan, tak mudah diraih, karena harus menempuh proses perjuangan yang panjang.

“Apakah CT Corp pernah gagal, yang pernah, bahkan sering gagal. Kenapa karena kegagalan itu adalah sebuah proses pembelajaran yang sangat penting. Jadi untuk menjadi pengusaha jangan takut gagal,” ujarnya di Kuliah Umum Kampus UMI Makassar, Senin (9/9/2019).

Jadi pengusaha itu kata dia, syaratnya sangat simpel, bisa melihat peluang dan menangkap peluang.

“Paling penting ya, kalau anda mau jadi seorang entrepreneur atau pengusaha harus mampu melihat peluang dan menangkap peluang. Lalu bagemana jika tidak ada peluang? maka ciptakan la peluang,” bebernya.

Sebab kata dia, dengan persaingan yang makin tinggi peluang itu makin kecil dan makin sedikit, sehingga orang harus mampu untuk menciptakan peluang-peluang baru.

Menurutnya menjadi pengusaha itu tidak mesti memiliki modal uang besar, dengan modal ketekunan dan tekat yang kuat orang bisa jadi pengusaha.

“Uang bukan One and Only, tapi kalau ada uang alhamdulillah, tapi uang bukan satu satunya sebagai prasyarat untuk bisa sukses. Biar banyak uang tapi orangnya murung terus, cemberut, jutek, ngomel ngomel, bisa jadi pengusaha sukses nda?, ya nda bisa. Pengusaha itu harus menyenangkan,” ungkapnya.

“Jadi kalau ada yang suka jutek, cemberut, sombong, suka ngomel ngomel, berhenti mulai sekarang, karena itu tidak akan menjadikan anda sukses. Tentu menjadi pengusaha itu harus punya kepribadian yang baik, selain itu punya intelegensi dan pengalaman yang baik, kalau sudah punya ketiganya maka perfek, kalau hanya punya keduanya sudah bagus,” pungkasnya.(**)

Leave a Reply